Showing posts with label religions. Show all posts
Showing posts with label religions. Show all posts

How to Fast during Traveling (Euro-trip in Particular)


One of my goals when I had the opportunity to study in Europe is take a euro-trip. Either it's by train, bus, or car, I want to feel and see the beauty of Europe by my own eyes. It is very hard to arrange the euro-trip from England, as I have to apply for Schengen visa, as well as looking for the right moment to do the trip. Apparently master degree in the UK has a very tight schedule as it is only 1 year calendar academic. Moreover, every course in each uni has different schedule so I can only have the chance to travelling with my course-mate (apparently my house-mate too lol). We then noticed that after term 2 exam, we will have like a 3-week holiday before starting our final project dissertation. That's the only possible dates so we applied for Schengen visa earlier, and chose Italian embassy for the application process as we will spend more days in Italy.

I have mentioned and shared my journey on each place during my euro-trip on previous posts, and maybe you also noticed that my trips were done during Ramadan. If you have questions in mind like, did I fast? The answer is, yes. So how did I fast during my journey while it was on summer and I should fast for 18-19 hours a day? Here I would like to share the tips if you're gonna have the same condition where you should travel for days while fasting, particularly during summer time.

Mostly fasting in European countries during summer will have iftar (breakfasting time) at 9-10 pm. You may also find some restaurants or fast food corners that are closed during that time. My suggestion is, you can have fun all day in one city until 6 pm circa (or maybe earlier if you're tired). I suggest that time to finish your journey because it is hard to perform praying during the trip so you may pray for Zuhur and Ashar in the accommodation after travelling. If you have finished your wandering, you can look for a place to buy meals. For this case, you can always buy the food for iftar and don't forget to buy some for sahur as well, earlier before the shops are close. You may choose like take-away option, or buy frozen food that can be reheated later and eat in the hotel/apartment. You may take a power nap before iftar time, as you'll be more tired after wandering around and fasting at the same time. Once you have had your iftar, you may have your prayer afterwards. The time between Maghreb and Isha is very near so you can read Quran between the two prayers. Once you have finished all the prayers (you can also have Tarawih if you're not too tired), you can have your sahur then. Remember, don't take too much food during your iftar because you need to reload your stomach for sahur too before the morning prayer. If you're lucky enough, there are places near Mosque in some part of the European countries so you may join for iftar until Tarawih prayer. The morning prayer in Europe summer time is usually at 2 am, so after finishing your prayer and had sahur, you can wait for the morning prayer. If the morning prayer is due at 3 am, you may take a nap after Isha (and Tarawih if possible), then wake up again at 3 am to have sahur and then take the morning prayer. I'm sure you will not have any difficulties regarding Kiblat as it is easily accessed by many applications on any smartphones. You can have a full rest after all your prayers and sahur. Don't worry, summer days in Europe last for hours, so you can start your journey at a very late time like 10 or 11 am (or maybe 12) in the morning and finish the journey during iftar time if necessary.

Another thing is, you can always bring a little Quran during your journey, and have a read between prayers, or during your journey between cities in the train, bus, or plane. You can also rely on e-Quran on your smartphone but I prefer a physical one. I also did my prayers during journeys between cities. People will always notice but who cares? As long as we fulfilled our obligations during Ramadan it is fine. It's normal as well to have a drool during the days, I also wanted to have gelato during my trip in Italy, or croissants when in Paris. You can have gelato after iftar as gelateria are everywhere like every 100m available in Italy. If you crave for foods like croissants or pizza, you may have them for or after iftar. Don't forget to check your accommodation is it near many restaurants or not, so you don't have to go farther from your place if you want to buy foods for iftar or sahur. If you have a very long journey like 2-3 weeks, maybe you can break one or two fasting days but I don't suggest that as I'm not a mufti of such who has that ability to measure the allowable things in Islam or vice versa (plus, you travel for fun, not for a critical thing). Hope these tips can help, and you may ask me further questions regarding this topic if this thread is not thoroughly covering your search.

EID MUBARAK!


Wishing you a very blessed Eid al Fitr. 
May happiness and peace be upon all of us.

 

LEBARANAN


HAPPY EID MUBARAK 1432 HIJRIAH, PEOPLE




Let's Go Back To Fithr. May Our souls be blessed with His guidance :)

All I want is to be close to You


Dear God, do not let my sense of love in humans exceeds my love for You

Eid's Coming My Way :D


Ehm ehm.. I would like to say 



HAPPY EID MUBARAK EVERYONE!!! 



Sorry for wrongs i made, wish we all could go back to fitri, amiiin.. Enjoy your Holy - Day! :)

Quote of The Day


Lust comes from ourselves, not from the demons that trouble us. Do not ever blame the demons for our justifications.



Hanifah Mardiana, 2010

DIANA SAYS


HAPPY FASTING. SEND MY APOLOGY TO ALL OF YOU. :)

Tujuan Diciptakannya Manusia


adapted from my past blog: lampardiana.blog.friendster.com

apakah agama itu? untuk apakah adanya agama? ada yang bilang, agama diciptakan untuk membawa kebaikan dimuka bumi ini. yah, itu salah satunya. pertanyaan lainnya, apa kamu percaya adanya Tuhan?? pasti diantara kalian juga semua menjawab: Ya.



jika hampir seluruh manusia percaya adanya Tuhan, mengapa manusia masih melakukan hal-hal yang dilarang oleh agama. untuk bahasan ini, saya mengambil contoh yang saya pahami, yaitu agama yang saya anut, yaitu Islam. dalam islam, dikenal istilah Hablumminallah (hubungan dengan Tuhan) dan Hablumminannas (hubungan dengan manusia). hubungan dengan Tuhan dapat diciptakan dengan menjalankan kewajiban umat beragama pada umumnya. salah satu contoh dari kewajiban tersebut dalam agam islam adalah sholat 5 waktu. jika umat islam tidak melaksanakan kewajiban tersebut, maka pondasi agama dari umat tersebut tidak kuat. sama halnya seperti kereta yang keluar dari jalurnya, pastinya tidak akan berjalan sempurna jalannya. hubungan dengan Tuhan hanya diketahui oleh orang tersebut dan Tuhannya. hubungan ini bukan untuk memperoleh simpati, namun untuk mempererat hubungan antara manusia dan sang penciptanya. bila hubungan ini sudah dekat, maka tidak menutup kmungkinan bahwa segala sesuatu yang kita inginkan akan dikabulkanNya. perasaaan yang akan dirasakan manusia jika dekat dengan Tuhannya adalah perasaan tenang, nyaman, damai, dan ikhlas dalam hal apapun. itulah mengapa manusia yang sadar akan Tuhan selalu berlomba-lomba menjadi kekasih Tuhan.



nah, ini ni yang gak kalah penting, yaitu hablumminannas alias hubungan manusia dengan manusia. gini ni bedanya, misalnya manusia memiliki kesalahan yang fatal misalnya tidak melaksanakan kewajiban beragama, mabuk2an dsb. jika kita ingin kesalahan tersebut dimaafkan oleh sang Chalik, maka kita dapat bertaubat dan memohon ampun padaNya. nah, klo kita gak jaga hubungan antar manusia, misalkan kita melakukan pencurian atau pelecehan, itu akan menyebabkan orang yang kita sakiti menderita, dan bahkan jika org tersebut tidak memaafkan kita,maka dosa kita tersebut akan terus ada sampai hari kiamat tiba. jadi lebih baik, klo bikin salah jangan yang ngerugiin org lain deh. akibatnya kita juga yang kena lebih pedih. untuk itu, kita harus tetep jaga hubungan baik dengan Tuhan dan juga dengan sesama. untuk apa? ya tentu buat dapetin surganya Tuhan dong! dosa dihitung loh meski sebutir pasir.





intinya si, siapa yang menanam, dia yang menuai. jadi tenang aja klo ada org yg buat salah ma kita, pasti Tuhan akan bales kok cepat atau lambat. gpp liat org2 songong nyakitin kita, ga takut Tuhan, toh Tuhan adalah Zat yang paling Adil di alam semesta ini. jadi, bukannya maw sok nasehatin, gw juga bukan manusia yg penuh akan pahala, cuma klo maw aman hidup di dunia akhirat, intinya cuma menanamkan nilai kebenaran dan kebaikan aja..





satu lagi ni. Tuhan gak suka liat makhluknya bermalas2an. kita diciptain di bumi ini ada tujuannya. manusia dilahirkan untuk berkreasi, berprestasi, dan selalu bersyukur atas nikmatNya. jadi, manusia yang berprestasi dalam hidupnya merupakan ibadah juga. sayang klo hidup disia2in. Tuhan jauh lebih sayang kalian dibanding dengan org tua atau siapapun juga, karena Dialah yang meniupkan rasa sayang itu kepada org tua,kakak, adik kepada kita. bayangkan sudah berapa banyak ciptaan Tuhan, dan Dia belum berhenti2 meniupkan rasa sayang itu. klo Tuhan gak sayang kita, Dia bisa aja dengan gampang nyabut nyawa kita tanpa kita tinggalkan amal baik di dunia ini.





so, respect yourself, other, and always remember God

Sinopsis La Tahzan


Jangan hidup dalam mimpi buruk masa lalu, atau di bawah payung gelap masa silam. Selamatkan diri anda dari bayangan masa lalu!


Apakah anda ingin mengembalikan air sungai ke hulu, matahari ke tempatnya terbit, seorok bayi ke perut ibunya, air susu ke payudara sang ibu, dan air mata ke dalam kelopak mata?

Ingatlah, keterikatan anda dengan masa lalu, keresahan Anda atas apa yang telah terjadi pada masa lalu, adalah kondisi yang sangat naif, memprihatinkan dan menakutkan.

Membaca kembali lembaran pahit masa lalu, hanya akan memupuskan masa depan, mengendurkan semangat dan menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga

Adalah bencana besar, manakala kita rela mengabaikan masa depan dan justru hanya disibukkan dengan memikirkan masa lalu. Itu sama halnya dengan mengabaikan istana-istana yang indah dengan sibuk meratapi puing-puing yang telah lapuk.

Padahal betapapun seluruh manusia dan jin bersatu untuk mengembalikan semua hal yang telah berlalu,niscaya mereka tidak akan mampu. Sebab yang demikian itu sudah mustahil pada asalnya.

Orang yang berpikiran jernih tidak akan pernah melihat sedikitpun ke belakang. Pasalnya, angin akan selalu berhembus ke depan, air akan mengalir ke depan, setiap kafilah akan bergerak ke depan, dan segala sesuatu bergerak maju ke depan. Maka dari itu, janganlah melawan sunnah kehidupan.
Copyright 2009 I AM THE MOB. All rights reserved.
Free WPThemes presented by Leather luggage, Las Vegas Travel coded by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy